Surakarta, 16 Desember 2025 – Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid Surakarta melanjutkan kegiatan Integrated Day Perhotelan & Kuliner pada hari kedua sebagai bagian dari pembelajaran praktik mahasiswa sebelum mengikuti program magang. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan kampus dengan melibatkan mahasiswa dari program studi perhotelan dan kuliner.
Pada hari kedua, mahasiswa melaksanakan rangkaian praktik lanjutan yang mencakup pelayanan perhotelan, pengelolaan area bar, serta pengolahan dan penyajian hidangan di dapur praktik. Seluruh kegiatan difokuskan pada penerapan standar operasional yang berlaku di industri perhotelan dan kuliner sebagai bekal awal sebelum mahasiswa terjun ke dunia kerja melalui program magang.
Pada kegiatan kuliner, mahasiswa melaksanakan praktik memasak dengan menyiapkan berbagai hidangan yang telah ditentukan dalam pilihan menu. Proses dimulai dari persiapan bahan, teknik pengolahan, pengaturan waktu penyajian, hingga plating makanan. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih keterampilan mahasiswa dalam mengolah makanan secara profesional, menjaga kualitas rasa, serta menyajikan hidangan yang menarik dan layak saji.
Dilanjutkan dengan acara Table Manner yang dihadiri oleh sebagian dosen dan orang tua dari mahasiswa. Kegiatan ini secara resmi dibuka dengan dengan sambutan Puket 1 STP Sahid Surakarta Kris Cahyani Ermawati, M.Hum. Sambutan tersebut yaitu menyampaikan bahwa kegiatan praktik yang dilaksanakan setiap semester merupakan bagian dari upaya kampus dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum memasuki dunia industri. Selain itu, beliau juga mengajak para orang tua untuk memberikan masukan dan umpan balik sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan kompetensi dan kesiapan mahasiswa.
Setelah sambutan tersebut, acara dilanjutkan dengan pemaparan tata cara makan oleh Bp. Denny Asmara, S.ST.Par.M.M (table manner) yang disampaikan sebagai bagian dari pembekalan pengetahuan etika dan standar pelayanan dalam dunia perhotelan.
Selama kegiatan berlangsung, orang tua mahasiswa yang hadir turut menyampaikan kritik dan saran sebagai bagian dari evaluasi. Masukan yang diberikan mencakup pelaksanaan kegiatan dan alur pelayanan, yang selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam penyelenggaraan kegiatan sejenis di masa mendatang.
Pada sesi akhir, para tamu undangan diberikan kesempatan untuk menyampaikan saran dan kritik terhadap rasa makanan, penyajian, serta pelayanan yang diberikan oleh mahasiswa. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi penting guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan keterampilan mahasiswa ke depannya.
Pada sesi saran dan kritik, perwakilan mahasiswa dari bagian kitchen juga menyampaikan pandangan dan masukan terkait proses pembelajaran yang telah dijalani sebagai bahan evaluasi pelaksanaan kegiatan. Masukan yang disampaikan menjadi bagian dari evaluasi bersama dan diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam penyelenggaraan kegiatan pembelajaran selanjutnya.