Surakarta, 1 Agustus 2025 – Kegiatan Jum’at Religi kembali digelar di Masjid Sahid Sahirman Nurul ‘Ilmi. Dalam kesempatan kali ini, acara menghadirkan Ustadz Muhammad Iqbal Tantowi, M.Pd., sebagai pembicara utama. Beliau merupakan Direktur PTQ Masjid Raya Fatimah sekaligus Founder Bening Hati Qur’ani.
Dalam ceramahnya, Ustadz Iqbal mengangkat tema seputar makna rezeki, pentingnya tawakal, serta kecintaan terhadap Allah SWT dalam menghadapi setiap ujian kehidupan. Beliau menekankan bahwa rezeki bukan semata-mata berbentuk harta.
“Rezeki itu minimal adalah rasa cukup. Jika terus mengikuti nafsu, maka itu bukan lagi rezeki, melainkan keinginan yang tak berujung,” ujarnya.
Salah satu kisah inspiratif yang disampaikan adalah tentang seseorang dari Lampung yang bekerja sebagai penggoreng karak. Dengan penghasilan harian sebesar Rp7.500, ia tetap mampu menabung selama 17 tahun demi berangkat umroh. Kisah ini menjadi bukti bahwa dengan ketekunan, tawakal, dan keyakinan, Allah pasti mencukupkan kebutuhan hamba-Nya.
Ustadz Iqbal juga menjelaskan tiga bentuk doa yang tidak akan dikabulkan oleh Allah, yaitu: doa yang mengandung fitnah, doa yang bertentangan dengan sunatullah, dan doa yang menentang ketetapan ajal. Ia mengingatkan pentingnya memperbaiki kualitas shalat dan memfokuskan doa untuk kepentingan akhirat. “Kalau akhirat kita dapat, dunia pasti menyusul. Tapi kalau hanya dunia yang kita kejar, akhirat belum tentu kita raih,” pesannya. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan, perwakilan dosen, serta karyawan STP Sahid dan USAHID Surakarta.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh sivitas akademika STP Sahid Surakarta dan Universitas Sahid Surakarta dapat terus meningkatkan keimanan, memperkuat hubungan dengan Allah SWT, serta menumbuhkan rasa syukur dan sabar dalam menjalani kehidupan.