Surakarta, 17 november 2025 – Pada Senin, 17 November 2025, STP Sahid Surakarta menyelenggarakan kegiatan Pembekalan dan PersiapPan Study Tour ke Malaysia 2025 yang bertempat di Graha STP Sahid Surakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa peserta study tour dan menjadi tahap penting sebelum keberangkatan mereka ke Malaysia.
Acara dimulai dengan sambutan resmi oleh Dr. Agus Solikhin, SE.MM, dilanjutkan dengan penyampaian materi pembekalan yang disampaikan oleh pihak tour and travel. Para pemateri memberikan arahan terkait teknis perjalanan, tata tertib selama tour, etika berkunjung ke institusi pendidikan maupun destinasi pariwisata di Malaysia, serta berbagai informasi penting mengenai administrasi dan keselamatan selama berada di luar negeri.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi serta sesi sharing inspiratif dari Ibu Kris Cahyani Ermawati, M.Hum selaku Puket 1 STP Sahid Surakarta, yang memberikan motivasi serta gambaran penting mengenai kesiapan akademik dan sikap profesional selama mengikuti study tour.
Dalam kegiatan tersebut, suasana ruang graha terlihat kondusif dan penuh antusiasme. Para mahasiswa mendengarkan pemaparan dengan seksama dan aktif mengajukan pertanyaan untuk memastikan seluruh persiapan berjalan dengan baik. Pembekalan ini juga memberikan gambaran menyeluruh mengenai agenda kegiatan, termasuk kunjungan akademik, observasi industri, hingga agenda eksplorasi budaya yang akan dilaksanakan selama study tour.
Melalui program pembekalan ini, STP Sahid Surakarta menegaskan komitmennya dalam memberikan pengalaman belajar terbaik bagi mahasiswa, tidak hanya di dalam kelas tetapi juga melalui kegiatan pembelajaran internasional. Diharapkan, Study Tour ke Malaysia pada bulan April 2026 mendatang dapat memberikan wawasan global, memperluas kompetensi pariwisata, serta membentuk mahasiswa yang lebih siap menghadapi dunia industri.
Melalui kegiatan pembekalan ini, para peserta study tour telah mendapatkan informasi dan persiapan yang mereka butuhkan untuk mengikuti rangkaian kegiatan akademik di Malaysia. Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa menjalani perjalanan dan aktivitas study tour dengan lebih siap.