Surakarta, 17 Oktober 2025 – Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Sahid Surakarta ikut memperingati Hari Kebudayaan Nasional dengan semangat “Merajut Persatuan Bangsa”. Momen ini menjadi kesempatan penting bagi seluruh civitas akademika untuk merenungkan dan memperkuat rasa cinta terhadap warisan budaya yang menjadi identitas bangsa Indonesia. Peringatan Hari Kebudayaan di STP Sahid Surakarta bukan hanya sekadar cara untuk menghargai terhadap kebudayaan Nusantara, melainkan juga wujud nyata komitmen kampus dalam mendukung pelestarian seni dan tradisi daerah. Melalui berbagai kegiatan dan kampanye visual seperti poster, mahasiswa diingatkan akan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya di tengah arus modernisasi yang semakin pesat.
Dalam poster peringatan yang dirilis, tergambar suasana yang mencerminkan keindahan budaya Indonesia: para penari tradisional dari berbagai daerah tampil dengan busana khas dan gerak yang selaras, diiringi latar arsitektur Nusantara yang melambangkan keharmonisan dan keberagaman. Gambaran tersebut menyampaikan pesan kuat bahwa budaya Indonesia tidak hanya sekadar warisan, tetapi juga pemersatu bangsa.
Kegiatan ini sejalan dengan semangat Merdeka Belajar yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta program DIKTISAINTEK Berdampak yang berfokus pada penguatan karakter, kreativitas, dan wawasan kebangsaan mahasiswa. Melalui pendekatan ini, STP Sahid Surakarta mendorong agar pembelajaran di kampus tidak hanya berorientasi pada keilmuan pariwisata, tetapi juga pada nilai-nilai budaya yang menjadi roh dari industri tersebut.
Dalam semangat peringatan ini, STP Sahid Surakarta mengajak seluruh mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam pelestarian budaya lokal, baik melalui kegiatan seni, penelitian, maupun kontribusi masyarakat. Setiap daerah di Indonesia memiliki khas budaya yang patut dilestarikan mulai dari tarian, musik tradisional, pakaian adat, hingga kuliner khas yang menjadi daya tarik wisata nasional.
“Mari kita lestarikan budaya Nusantara agar dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia,” menjadi pesan utama yang diusung dalam peringatan tahun ini. Pesan tersebut menggambarkan tekad kampus untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan rasa cinta terhadap tanah air melalui kebudayaan.
STP Sahid Surakarta meyakini bahwa pelestarian budaya merupakan bagian penting dari pembangunan karakter bangsa. Dengan memahami, dan mencintai budaya sendiri, generasi muda akan memiliki identitas yang kuat serta mampu berperan aktif dalam memperkenalkan keindahan budaya Indonesia ke dunia internasional.
Melalui peringatan Hari Kebudayaan ini, diharapkan semangat untuk “merajut persatuan bangsa” dapat terus tumbuh di hati seluruh civitas akademika STP Sahid Surakarta — menjadikan budaya bukan sekadar kenangan masa lalu, tetapi juga inspirasi untuk masa depan yang berkepribadian dan berbudaya luhur.